Renovasi meja tua tidak terpakai menjadi kursi santai

Beberapa hari ini malas blogging, melihat internet dan ngapa-ngapain dengan internet. Lebih

tertarik merenovasi meja lama warisan leluhur menjadi sebuah kursi yang bisa dipakai untuk

santai. Mungkin nanti juga dipakai untuk duduk sambil online.
Menurut Ibu saya katanya, meja itu umurnya lebih tua dari umur saya. Bahkan mungkin lebih tua

dari umur kedua orang tua saya. Wow.. sangat tua.
Dibuat dengan material kayu jati tanpa paku. Semua di sok dengan lubang yang di susupi

potongan kayu jati menjadi sebuah pasak kayu. Sayang sebenarnya jika dibuang. Namun kaki-kaki meja sudah keropos dimakan usia. Alas meja sudah pecah-pecah. Bila dikembalikan sebagaimana semula sebagai meja. Harus membeli material baru yang sama saja akhirnya dengan membeli meja baru. Akal-punya akal akhirnya dicoba untuk merenovasi dengan merubah fungi meja menjadi kursi jati. Selain kursi lebih pendek kaki-kakinya alasnyapun bisa dipakai sebagai tempat duduk karena membutuhkan lebih sedikit material. Dan material bekas meja tadi sangat memungkinkan den lebih dari cukup.
langkah kerja yang dilakukan adalah membongkar meja. Bor ulang dilakukan pada pasak-pasak agar bisa dilepaskan kaitan antara dudukan meja. setelah itu dilakukan pengukuran sesuai dengan kursi yang diinginkan. Rakit kembali menggunakan lubang sok yang telah ada dan dipasak ulang.
Pasak ulang dilakukan menggunakan material bambu. Sebab jika menggunakan kayu jati kembali terjadi pecah pada material kayujati yang telah dimakan usia tadi. Dengan Pasak Bambu, material bambu akan menyesuaikan dengan lobang pasak, sehingga kayu jati tidak mudah pecah.
Gambar-gambar akan disertakan. Namun berhubung kamera digital saya masih dipinjam, maka sementara gambar belum bisa diupload. 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *