Pengalaman bekerja di pabrik manufacture

Setelah beberapa lama menjadi enginer di suatu perusahaan asing ada beberapa hal yang dapat aku ambil hikmah yang saat ini menjadi pegangan aku dalam membangun suatu usaha. Sederhana konsepnya, yaitu jangan melupakan 4M.

Material, Man Power, Machine, Methode .

Karena efesiensi suatu produk harus memperhatikan keempat hal tersebut. Memang pengetahuan tentang ini sudah umum namun tidak ada salahnya kalau aku menguatkan ingatan dengan mengulang kembali.

Material : Suatu produk pasti membutuhkan material atau sering disebut sebagai bahan baku. Biaya bahan baku sering menjadi masalah utama dalam pembuatan suatu produk. Apalai jika harus dimport dari luar negeri dengan harga dollar. Jika bahan bakunya sudah mahal tentu harga jualnya akan melambung. Pemborosan material atau banyaknya material yang terbuang dalam proses produksi sangat mempengaruhi harga jual.

Man Power : Tenaga kerja yang bekerja untuk produksi menjadi permasalahan tersendiri. Jika kita ingin memiliki tenaga kerja yang bagus biasanya upahnya juga harus besar. Begitu juga dengan penempatan man power tersebut yang tidak efisien akan menaikkan biaya produksi.

Machine : Peralatan dalam proses produksi harus diperhatikan. Jika peralatan sudah tua dan cost maintenance-nya tinggi sebaiknya diganti dengan yang baru. Logikanya jika alat kerjanya bagus maka hasilnya bagus juga jika di tunjang dengan kemampuan man power yang baik.

Methode : Dalam bahasa indonesia di terjemahkan sebagai cara melakukan suatu pekerjaan. Terkadang walaupun tenaga kerja sudah murah, mesinnya bagus dan bahan bakunya sudah bagus terdapat permasalahan dalam cara atau mekanisme pembuatan suatu produk. Hal ini sering berhubungan dengan rate reject atau produk cacat. Juga waktu yang tidak efisien karena kesalahan metode pekerjaan.

Maka harus menjadi perhatian ke empat hal tersebut agar kita dapat membuat suatu produk yang berkualitas tinggi dan murah serta dapat dibuat dengan waktu yang cepat. Jika anda ingin membangun suatu usaha produksi janganlah anda melupakan 4M .

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *