Paid Political Advertisement

Menjelang pemilu 2009 ini, banyak cara digunakan partai politik untuk mempromosikan dirinya. Sampai akhirnya merambah dunia internet setelah keberhasilan Obama (Presiden USA yang sekarang) sukses dalam penggalangan dana dan simpati menggunakan websitenya.
Hari ini karena tidak ada ide yang bagus iseng-iseng membuka yahoo messenger dengan methode “Invisible to Everyone”. Ada yang menarik di kolom software YM ini. Pada bagian add plugin bawah ada iklan yang berjalan. Dan salah satunya adalah iklan Partai Politik. Dalam bahasa Inggris istilah mereka adalah “Paid Political Advertisement“. Sangat menarik. Namanya adalah iklan berbayar politik. Pertanyaan besar saya adalah begini.
Dalam mempromosikan produk, seorang marketing selalu berpikir dengan istilah Return of Investment (ROI). Yaitu kembalinya modal yang dikeluarkan untuk mempromosikan sebuah produk. Tentunya budget iklan yang berkisar antara 10-15 persen dari harga produk (menurut saya lho), harus di masukkan dalam harga jual produk itu sendiri.
Nah, ini yang menarik. Bgaimana dengan iklan politik? Apakah juga berpikir sedemikian rupa. Padahal menurut mekanisme parlemen. Kekuasaan dan kebijakan diambil oleh para anggota dewan bersama-sama dengan musyawarah dan mufakat. Memang pada dasarnya suara terbanyak biasanya menang. Lalu bagaimana cara menghitungnya ya..?
Apakah seorang caleg selalu berpikir balik modal. Bila iya… wow berapa sich gaji seorang Legislatif. Atau mungkin dengan menjadi anggota legislatif, kebijakan yang diambil akan menguntungkan perusahaan yang masih sejalan dengan partai legislatif itu. Mmmm… kesimpulan saya.. membingungkan. Wong.. aku buat budget untuk iklan produk electronic saja pusing.. berapa budget yang sesuai. Nah ini Iklan Partai Politik. Belum sampai ilmu saya sepertinya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *