No fish is ever caught with a wish

“No fish is ever caught with a wish”
Tanpa Usaha, Keberhasilan tidak akan dapat diraih

Kata-kata di atas sepertinya mengugah hati saya. Tulisan tersebut saya sadur dari sebuah kalender yang ada gambar kucing memandangi sebuah akuarium. Tidak tahu siapa yang pertama kali mengucapkan dan menulis kata-kata tersebut. Ada keinginan dalam hati Si Kucing untuk memakan ikan dalam akuarium. Namun ia hanya berharap si ikan keluar dari akuarium tersebut. Seperti Pungguk merindukan bulan akhirnya. Kita tahu banyak kucing takut dengan air. Jika ia berharap dan tidak pernah terjun ke akuarium tersebut, Bagaimana mungkin dia akan mendapatkannya.

Yap, tanpa usaha sebuah keberhasilan tidak akan kita dapatkan.
Saya jadi ingat ketika mengajarkan seseorang yang karena sesuatu hal terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya. Entah kenapa dia tidak meneruskan sekolahnya sampai selesai. Padahal secara keuangan termasuk dari golongan yang mampu. Dan fasilitas diberikan oleh orangtuanya sedemikian rupa.
Kata tidak mampu, bodoh, tolol, tidak pintar ataupun pas-pasan menjadi alasan klasik. Salah jurusan kadang menjadi alasan klasik juga.
“Saya butuh bantuan, kata-nya”. Lah bagaimana saya membantunya. Wong yang sekolah dia. Yang ingin menjadi pintar dan tahu adalah otak dia juga. Mmm, beberapa tahun yang lalu seorang dosen perguruan tinggi di Indonesia pernah berkata kepada saya. Hal yang tidak bisa dibantu oleh orang lain adalah belajar dan menjadi pintar. Sebab orang disekitarnya hanya membantu mengarahkan. Tidak membantu, guru hanya sebagai tempat bertanya dan sebagai tutor saja. Yang belajar ya yang ingin menjadi pintar.

Apalagi bila ingin bisa pandai dibidang komputer. Tidak ada cara lain selain belajar secara mandiri. Buku, Internet, dan Guru hanya sebagai panduan dalam belajar. Kita akan menjadi pintar di depan komputer bila kita sering mencoba apa yang ada didalam komputer tersebut.

Sama juga saat saya mengajarkan seseorang anak bermain gitar. Anak sangat ingin bisa bermain gitar. Namun beberapa bulan setelah saya mengajarkan teknik dasar bermain gitar. Tidak ada perkembangan pada anak tersebut. Masih belum hapal kunci-kunci dasar gitar. Kecepatan tangan pindah dari satu grip ke grip yang lain sangat lambat. Ya jelas lambat, wong hapal saja tidak.
Saat bertemu anak ini bertanya pada saya. Masboni, gimana caranya saya bisa cepat tangannya? Jawab saya dengan sedikit jengkel. Gampang saya bilang. Mainkan gitar tersebut minimal 2 jam tanpa henti setiap hari. Nanti dalam sebulan pasti tanganmu bisa cepat untuk pindah kunci dan memankan sebuah lagu.”wah capek dong”. Lho mau pintar kok tidak mau capek. “Masboni bisa bermain gitar belajarnya gimana?.. Saya bilang .. Dulu saya belajar 3 jam sehari selama 2 tahun baru bisa bermain gitar. Saya termasuk tidak berbakat. (Kata teman saya yang sekarang menjadi seorang gitaris). Mungkin kalau kamu berbakat 2 bulan kamu bisa.
Iya dech.. kata si anak tadi sambil tersenyum kecut.

Dan beberapa bulan kemudian saya lihat gitarnya berdebu tergantung dikamarnya. Dan anak ini tetap tidak bisa bermain gitar dengan benar.

So.. Terbukti bahwa “No fish is ever caught with a wish”

Seperti blog sederhana ini. Masih malas untuk membuat template yang sesuai. Sedang konsentrasi dengan program yang lain. Banyak yang bertanya kepada saya. Kok blognya masboni gitu-gitu aja. Ya terserah saya. Wong yang buat saya. Bila ingin belajar membuat template yang bagus bukan di sini tempatnya. Tapi bila ingin bertanya kepada saya bagaimana membuat template yang bagus. Saya bertahu caranya. Dan yang pintar nanti ya kamu. Saya hanya memandu. Bagaimana belajar dengan baik dan mana sumber yang cocok dan sesuai dengan keahlian kamu.

Itu saja. Jangan malas teman-teman. Bila ingin berhasil harus dengan usaha. AA.Gym pernah bilang. Rejeki sudah ada yang ngatur. Dan rejeki ada didepan mata. Namun bagimana usaha kita untuk menjemput rejeki tersebut. “USAHA adalah Jawabannya”. Segala cara bisa ditempuh. Asal dengan cara yang benar, sesuai dengan undang-undang dan peraturan serta norma yang belaku di masyarakat dunia. Itu saja.. Semangat !…

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *