Berbeda itu indah

Akhir-akhir ini, di negara tercinta sering terjadi perdebatan atas sebuah perbedaan pendapat. Karena kepentingan sepihak dan golongan masing-masing memaksakan kehendak terhadap satu dengan yang lain.

Apakah dengan persamaan dunia akan menjadi damai dan indah?
Dalam renungan malam saya mulai berpikir. Andai kata semua dari manusia sama.
Sama warna kulitnya, sama makanannya, sama ideologinya, sama bajunya, sama cara bicaranya dan sama prilakunya…
Intinya sama semua..
Tidak terbayangkan.
Bila manusia di dunia ini hanya terdiri dari satu jenis warna kulit. Apa yang terjadi? Yang jelas, logo olimpiade harus di ganti. Bila semua manusia makan beras, pasti negara kita tidak kebagian impor karena kalah bersaing dengan negara yang maju dan memiliki uang.
Mungkin memang sudah dari sononya. Bahwa manusia tercipta dengan bentuk dan warna serta adatnya berbeda-beda, namun tetap satu species ciptaan tuhan.
Sebab bumi bulat. Maka ada musim panas dan musin dingin di eropa. Dan musim panas serta musim hujan di daerah katulistiwa, Sehingga bantuk baju, dan jenis kain yang dipakai berbeda-beda sesuai dengan alam sekitarnya.
Setelah aku pikir-pikir. Dari apa yang kita lihat sehari-hari saja, sangatlah tidak menyenangkan jika semuanya sama.
Dunia pasti akan terasa sumpek dan membosankan.

Dari kelakuan dan pengamatan sehari-hari dengan kasat mata saja kita tahu bahwa tidaklah mungkin disamakan pendapat semua manusia di bumi ini. Pasti ada perbedaan. Namun yang penting jangan saling menyakiti. Harusnya konsep , saya senang, anda senang, dan semua orang di lingkungan kita bahagia di laksanakan.
Bagaimana mungkin menyamakan sesuatu yang tidak kasat mata? Susah, wong yang kelihatan saja tidak bisa disamakan dan dipaksakan.
Sebab sekitar kita tetap akan selalu berbeda dengan diri kita sendiri.

Dengan berbeda dunia menjadi indah…, sangat indah….
Jika saling menghargai dan saling mengasihi. Walau berbeda , hidup ini akan terasa sangat indah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *