Besok mati atau hidup seribu tahun lagi

Ada orang yang mengatakan,”Bila anda berdoa berpikirlah bahwa kita akan mati besok”. Sehingga kita memohon ampun kepada yang maha kuasa. Seakan-akan kita akan mati besok dan tidak ada waktu lagi untuk bertobat.
Namun ada juga yang mengatakan,”Bila kita bekerja dan memiliki cita-cita ide serta harapan, kita harus berpikir bahwa kita akan hidup seribu tahun lagi. Akan menikmati hasil jerih payah kita dan tidak ada yang sia-sia”.
Bisa ya, bisa juga tidak. Dapat benar dapat juga cerita itu salah.
Terutama pada pernyataan tentang hidup seribu tahun lagi. Sesuatu yang tidak mungkin. Sedangkan pernyataan tentan besok kita akan mati sangat mungkin. Sebab jarang sekali orang yang tahu bahwa besok akan mati. Terkecuali orang yang terkena hukuman mati karena kesalahannya di mata hukum yang menyebabkan terkena hukuman mati.
Ada yang menarik tentang hidup seribu tahun lagi. Termasuk puisi seorang pujangga Chairil anwar yang berkata”AKU INGIN HIDUP SERIBU TAHUN LAGI”. Puisi ini karya Chairi Anwar.


Aku
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ’kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu  sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar perlu  menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa  kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku ingin hidup seribu tahun lagi
(DCD, 1959:7)

Dalam Puisi tersebut tergambar bahwa semangat, karya dan keinginan untuk berbuat banyak terhadap manusia yang terus hidup sampai kapanpun dan sepanjang masa.
Terus terang saya sangat tertarik dengan semangat yang seperti itu. Ingin rasanya berkarya terus dan bekerja terus dan akan terus menikmati hasil karya tersebut seribu tahun lagi. Tidak pantang menyerah tidak takut akan besok bahwa kita akan hidup seribu tahun lagi.
Hehe… Cerita dan ide ini muncul begitu saja dan tidak bermaksud apa-apa. Hanya sedang bermimpi tentang hidup seribu tahun yang sangat berguna untuk orang lain.
Minggu pagi di dalam kubiku.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *